Asal-Usul Rendang

31 Agustus 2017 26x Info, Wisata Kuliner

Beranda » Info » Asal-Usul Rendang

Tidak dapat dipungkiri hampir semua orang yang berdomisili di Negara Indonesia mengenal apa itu makanan Rendang dan mengetahui banyaknya jumlah yang tak terhitung rumah makan Padang yang tersebar sudah di seluruh Nusantara bahkan pelosok nusantara. Tetapi apakah ada di antara kita yang mengetahui tentang sejarah makanan atau masakan Rendang ini? Rendang merupakan sebuah makanan terlezat tradisional dari suatu daerah yang bernama Sumatra Barat atau Minangkabau, yang terbuat dari daging sapi pilihan yang dibalut dengan racikan bumbu dan rempah-rempah yang mempunyai cita rasa pedas.

Rendang, Rendang sapi, Rendang hitam, Rendang Padang

Rendang

Dari manakah asal mula masakan rendang ini? Rendang telah tercatat sebagai kuliner tradisional Minangkabau yang di mulai ditulis secara massif pada tahun pertama abad ke 19. Rendang atau bisa di sebut randang adalah masakan daging sapi atau kerbau yang bercita rasa amat pedas yang menggunakan rempah-rempah campuran dari berbagai bumbu pilihan. Masakan ini dapat dihasilkan dari awal proses memasak yang harus dipanaskan terlebih dahulu dengan cara berulang-ulang dengan santan kelapa yang gurih. Dari proses memasaknya saja bisa memakan waktu berjam-jam atau sekitaran empat jam sampai kering dan berubah menjadi warna hitam pekat. Di dalam suhu ruangan, rendang bisa bertahan sampai berminggu-minggu lamanya, tetapi rendang yang dimasak dalam jangka waktu yang lebih singkat dari biasanya dan santannya belum sampai mengering bisa disebut kalio yang mempunyai warna coklat terang serta keemasan.

Makanan Rendang ini dapat kita jumpai di Rumah Makan Padang atau Rumah Makan Minang di seluruh belahan dunia. Masakan rendang ini sangat populer di kalangan masyarakat di Indonesia khususnya di Sumatra Barat dan negara-negara di Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Filipina, Thailand dan Myanmar. Pada daerah asalnya yaitu Minangkabau, rendang ini disajikan dalam upacara adat atau perhelatan istimewa yang diselenggarakan. Meskipun makanan rendang ini merupakan masakan tradisional khas suku Minangkabau secara garis besar, masing-masing pada daerah di Minangkabau sudah memiliki teknik memasak makanan dan penggunaan bumbu yang berbeda-beda, tergantung jenis rasa yang di hasilkan.

Rendang Hitam, Rendang Hitam Solok, Rendang Sapi Hitam

Rendang Hitam

Keunikan pada makanan rendang ini adalah penggunaanya bumbu-bumbu dan rempah-rempah alami, yang mempunyai sifat antiseptik serta membunuh bakteri patogen yang ada sehingga dapat mempunyai sifat sebagai bahan pengawet alami tanpa bahan kimia. Rempah-rempah seperti bawang putih, bawang merah, jahe, dan lengkuas diketahui sudah memiliki aktivitas antimikroba yang amat kuat. Tidak mengherankan lagi jika makanan rendang ini dapat disimpan satu minggu atau bahkan hingga empat minggu sekaligus.

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.